Senin , 13 November 2017, 20:38 WIB

Dzikir Nasional Republika Digelar Selama Tiga Hari

Rep: Mabruroh/ Red: Joko Sadewo
 Ribuan jamaah mengikuti doa bersama saat acara Dzikir Nasional 2015  di Masjid At-Tin, Jakarta, Kamis (31/12).  (Republika/Raisan Al Farisi)
Ribuan jamaah mengikuti doa bersama saat acara Dzikir Nasional 2015 di Masjid At-Tin, Jakarta, Kamis (31/12). (Republika/Raisan Al Farisi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pada penghujung tahun 2017 nanti Republika siap kembali menggelar dzikir nasional. Kali ini lebih spesial karena akan berlangsung selama tiga hari berturut-turut.

"Jadi Insya Allah acara dzikir nasional kali ini, kita akan melangsungkan rangkaiannya selama tiga hari. Mulai 30 siang, 31 dan 1 (Januari) pagi," kata Pemimpin Redaksi Republika Irfan Junaidi,  Senin (13/11).

Kali ini, lanjut Irfan, acara dibuat lebih istimewah, karena bertepatan dengan ulang tahun Republika ke-25 pada 04 Januari 2018. Bahkan dalam kesempatan ini juga, Republika telah mengundang ustadz Yusuf Mansur yang menyatakan siap menghadiri acara dzikir nasional di masjid At-Tin nanti.

"Nanti ustadz Yusuf mansyur yang kita undang akan mengenalkan genre baru penghafal Alquran," ujarnya.

Adapun rangkaian acaranya sendiri ujar Irfan, dimulai sejak Jumat siang hingga Sabtu pagi dan berlanjut sampai Ahad pagi. Pada malam harinya akan dilangsungkan solat qiyamulail dan solat subuh berjamaah pada Ahad paginya.

"Acara ini dibuka untuk umum. Bahkan karena acara dzikir nasional ini sudah digelar lebih dari 10 tahun maka tidak sedikit juga masyarakat yang menganggapnya sebagai destinasi. Sehingga banyak masyarakat yang hadir pun dari luar pulau," ungkap Irfan.



Berita Terkait