Rabu 08 Nov 2017 07:57 WIB

Gus Ipul: Santri tak Hanya Ibadah, Tapi Cinta Tanah Air

KH Saifullah Yusuf atau Gus Ipul
Foto: Republika/ Yasin Habibi
KH Saifullah Yusuf atau Gus Ipul

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf yang akrab dipanggil Gus Ipul mengatakan, rekor MURI untuk kegiatan Hafalan Nadzom Aqidatul Awam dan Aqoid 50 yang dipecahkan oleh 32 ribu santri menjadi inspirasi bagi kabupaten/kota se-Jatim untuk terus mencintai dan meneladani para kiai.

"Selain itu, rekor MURI yang diperoleh tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan semangat mencintai bangsa dan negaranya," ujarnya saat Semarak Heroik Santri dan Pemecahan Rekor MURI Hafalan Nadzom Aqidatul Awam dan Aqoid 50 oleh Santri Terbanyak di Taman Candra Wilwatikta Pasuruan, Selasa (7/11) malam.

Ia menjelaskan, capaian Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) ini menunjukkan bahwa para santri tidak hanya beribadah, tetapi juga cinta Tanah Air.

"Mudah-mudahan para santri menginspirasi dan mengingat apa yang dulu kiai, ulama dan santri zaman dulu. Selain belajar dan melayani ulama, berusaha mandiri secara ekonomi, juga tetap cinta Tanah Air," ujarnya.

Ketua LP Ma'arif NU Kabupaten Pasuruan KH Abd Mujib Imron mengatakan ditetapkannya Hari Santri Nasional oleh Presiden RI membuat pihaknya melaksanakan Semarak Heroik Nasional. Tahun ini merupakan pelaksanaan yang ketiga kalinya sejak tahun 2015 dan pertama kalinya dilaksanakan pada malam hari.

"Kami ingin meneruskan peninggalan kiai, Wali Songo, maupun pendiri Nahdlatul Ulama. Begitu ditetapkan hari santri, maka kami membuat kegiatan yang menyerukan dan membangkitkan santri, terutama di Pasuruan, melalui Heroik Santri ini," ucapnya.

Menurutnya, madrasah diniyah harus terus dipacu dengan kegiatan heroik santri supaya para santri madin menjadi garda terdepan menjaga Islam ahli sunnah wal jamaah dan mempertahankan NKRI.

Melalui Semarak Heroik Santri kali ini, Santri Pasuruan melaksanakan perubahan untuk Indonesia dengan memecahkan Rekor MURI Hafalan Nadzom Aqidatul Awam dan Aqoid 50 oleh Santri Terbanyak (32.000 lebih orang). Penghargaan Rekor MURI ini diterima oleh Bupati Pasuruan selaku pemrakarsa dan Ketua LP Ma'arif NU Pasuruan selaku penyelenggara, serta tercatat dalam Rekor MURI urutan ke-8.203.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua LP Ma'arif NU Kabupaten Pasuruan melalui Rois Syuriah PCNU Pasuruan KH Muzakki Birrul Alim memberikan gelar Komandan Santri Jatim kepada Gus Ipul. Gelar tersebut diberikan atas langkah yang selalu dilakukan Gus Ipul mengunjungi pondok pesantren dalam setiap kegiatan dan sowan kepada kiai maupun ulama. Selain itu, Bupati Pasuruan diberikan gelar tokoh Penggerak Madrasah Diniyah Kabupaten Pasuruan. Serta Dr. (Hc). H. Abd. Muhaimin Iskandar juga diberikan anugerah Panglima Santri Nusantara yang telah memprakarsai Hari Santri Nasional.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement