Selasa 07 Nov 2017 07:23 WIB

Pimpinan Pondok Pesantren Diajak Belajar Ekonomi Syariah

Ekonomi syariah (ilustrasi)
Foto: aamslametrusydiana.blogspot.com
Ekonomi syariah (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, LHOKSEUMAWE -- Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe, Provinsi Aceh, menghadirkan sejumlah pimpinan pondok pesantren yang ada di wilayah kerja BI Lhokseumawe, ke ajang Indonesia Syariah Ekonomi Festifal (ISEF) yang berlangsung di Surabaya.

Kepala KPw BI Lhokseumawe, Yufrizal mengatakan pimpinan pondok pesantren yang diberangkatkan ke ajang ISEF di Surabaya yaitu Tgk. Zahrul Mubarak yang berasal dari Dayah Mudi Mesra Samalanga, Kabupaten Bireun. Sedangkan dari dari Dayah Raudhatul Makrif, Cot Trueng, Kabupaten Aceh Utara adalah Tgk. Muhammad Amin.

Selain menghadirkan dua pimpinan pondok pesantren di Aceh, pihak BI Lhokseumawe juga menghadirkan seorang dai cilik yang pernah mengikuti Festival Syariah (Fesyar) di Medan, Sumatera Utara beberapa waktu lalu, yaitu Muhammad Al Walid MZ. Serta salah satu pengurus Generasi Baru Indonesia (GenBI) Lhokseumawe.

Tujuan mengirimkan para pimpinan pondok pesantren adalah sebagai upaya transformasi pengetahuan tentang manajemen usaha yang berbasis ekonomi syariah terhadap pengembangan unit-unit usaha yang ada dipesantren, sehingga akan berdampak terhadap kemakmuran pesantren dan santrinya.

"Pertemuan perwakilan pesantren seluruh indonesia ini, bertujuan untuk mengembangkan unit-unit usaha yang ada dipesantren. Sehingga berdampak terhadap kemakmuran pesantren dan pengembangan santri ke depan," ujar Yufrizal.

Para peserta ISEF juga diagendakan pertemuan dengan gubernur BI dan Presiden Jokowi. Sehingga dapat berinteraksi langsung antara peserta dengan kepala negara dan gubernur BI.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement