Selasa , 17 October 2017, 11:53 WIB

Dua Hafiz Juara Internasional, Hadiah Hari Santri

Rep: Muhyiddin/ Red: Agus Yulianto
Republika/Muhyiddin
Hafidz muda Indonesia, Muhammad Abdul Fakih (12 tahun) menerima uang pembinaan di Kantor Kementerian Agama, Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (16/10). F
Hafidz muda Indonesia, Muhammad Abdul Fakih (12 tahun) menerima uang pembinaan di Kantor Kementerian Agama, Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (16/10). F

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dua hafiz muda Indonesia Muhammad Abdul Fakih (21 tahun) dan Lalu Muhammad Kairurrazaq Muhibban, belum lama ini, berhasil meraih prestasi dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Internasional ke-39 di Makkah yang diselenggarakan pada 7-15 Oktober 2017. Dalam perlombaan menghafal Alquran itu, Faqih menjadi peserta terbaik ketiga Cabang 30 Juz, sedangkan Lalu menjadi peserta terbaik ketujuh Cabang 15 juz.

Kedua hafiz ini merupakan santri yang memang fokus mempelajari Alquran. Lalu belajar di Ponpoes Baitul Qurra wal Huffadz, Lombok Timur, NTB, sedangkan Fakih saat ini belajar di Pesantren Al Munawir, Krapyak, Yogyakarta.

Atas prestasinya itu, keduanya pun mendapatkan apresiasi dari Kemenag dan juga mendapatkan uang pembinaan. Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Ahmad Zayadi mengatakan, prestasi dua hafiz tersebut merupakan hadiah Hari Santri 2017 yang akan diperingati pada 22 Oktober mendatang.

"Selamat luar biasa kepada santri-santri Indonesia, ini sebagai hadiah hari santri. Kita yakin dari pesantren melalui santri, melalui Alquran, Indonesia akan bisa mewarnai dunia," ujarnya saat ditemui Republika.co.id di Kantor Kemenag, Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (16/10) kemarin.

Karena itu, menurut Zayadi, pihaknya akan secara khusus mengundang kedua santri tersebut pada acara peringatan Hari Santri Akbar yang akan diselenggarakan di Semarang pada 21 Oktober 2017. "Insya Allah kita akan mengundang ananda Fakih dan Lalu ini untuk bisa menghadiri peringatan Hari Santri yang Insya Allah nanti akan diselenggarakan di Semarang," ucapnya.

Ia mengatakan, momentum Hari Santri tahun ini akan menjadi sangat luar biasa. Karena, pada saat para santri merayakan Hari Santri, Fakih dan Lalu mampu mengharumkan nama bangsa.

"Ini hadiah yang luar biasa pengakuan prestasi tingkat Internasional yang tahun ini melalui Fakih dan Lalu. Karena itu, selain mengundang, kami juga memberikan pembinaan santri Internasional," katanya.

Sementara Dirjen Penerangan Agama Islam Khoiruddin mengatakan, bahwa dalam waktu dekat ini Kemenag juga akan mengirimkan delegasi hafiz Indonesia untuk mengikuti lomba MTQ di Brunei Darussalam. "Kami juga akan mengirimkan delegasi ke Brunei Darussalam dalam rangka MTQ Internasional juga dan beberapa negara lainnya," ujarnya.