Ahad , 24 September 2017, 17:49 WIB

Komunitas Tahfidz Online akan Gelar Silatnas

Rep: Syahruddin El-Fikri / Red: Irwan Kelana
Dok TO
Salah satu acara kopi darat (koprar) Tahfidz Online.
Salah satu acara kopi darat (koprar) Tahfidz Online.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Komunitas Tahfidz Online (TO) akan menggelar Silaturahim Nasional (Silatnas) atau Kopdar Nasional. Silaturahim Nasional dan Kopdar (kopi darat) akbar komunitas Tahfidz Online ini direncanakan pada Desember 2017 atau April 2018. Acara ini sekaligus akan memperingati milad (hari lahir) yang ke-2 Tahfidz Online (TO).

Penggagas acara Silaturahim Nasional atau Kopdar Akbar TO, Suprianto mengungkapkan, acara ini akan menjadi kopdar terbesar dari silaturahim yang sudah pernah digelar oleh Komunitas TO. “Sebelumnya kan masih terbatas hanya per daerah atau chapter. Nah, sekarang diagendakan yang lebih besar lagi, biar seluruh anggota atau santri dari Tahfidz Online bisa hadir semuanya,” ujarnya.

Mas Prie, sapaan akrabnya, mengungkapkan, komunitas TO ini beberapa kali sudah menyelenggarakan kopdar. Di antaranya di Malang, Yogyakarta, Jabodetabek, Bandung, Sulawesi, dan Kaltim. “Ada juga santri yang kopdar sesama anggota di Malaysia,” ungkapnya.

Supri menyebutkan, sejak berdirinya hingga saat ini, sudah lebih dari 3.000 pendaftar di komunitas Tahfidz Online. Dari para pendaftar itu, sekitar 250-300 orang masih aktif. “Sebagian gugur untuk lanjut ke periode selanjutnya karena ada halangan dari masing-masing santri,” terangnya.

Lebih lanjut, pria yang berdomisili di Cibinong, Bogor ini menambahkan, saat ini Tahfidz Online sudah memasuki periode yang ke-12. Para santri yang tergabung di Tahfidz Online ini menyebar dari Aceh hingga Papua. “Bahkan ada juga yang berdomisili di luar negeri, seperti Qatar, Malaysia, Jepang, Korea, Taiwan, dan lainnya,” ungkapnya.

Dari beberapa kali kopdar dan silaturahim yang sudah terlaksana selama ini, maka sejumlah santri TO, kata dia, berhasrat untuk menggelar agenda yang lebih besar, yakni silaturahim akbar. “Istilahnya Kopdar Nasional,” ujarnya.

Ada pun lokasinya, kata Supri, setelah berkoordinasi dengan founder Tahfidz Online, yakni Ustadz Iksan Malik, Kopdar Akbar atau Silaturahim Nasional ini direncanakan diselenggarakan di Masjid Istiqlal Jakarta. “Beliau (Ustadz Iksan, red) setuju acaranya dilaksanakan di Jakarta,” terangnya.

Rencananya, kata dia, selain silaturahim antaranggota TO, juga akan diagendakan kegiatan lainnya seperti milad ke-2 TO, wisuda santri TO yang sudah hafal beberapa juz dan hafal 30 juz Alquran, tabligh akbar dengan menghadirkan tokoh atau dai nasional dan Majelis Ulama Indonesia, komunitas tahfidz, serta pendaftaran anggota baru.

“Insya Allah, akan diagendakan sebagus mungkin, agar keakraban dan silaturahim antaranggota berjalan lancar,” harapnya.

Sebelumnya, pendiri TO, Ustadz Iksan Malik, menyatakan, memang ada beberapa santri yang menanyakan kepadanya rencana silaturahim antarsantri TO secara lebih besar. Dan dirinya menyambut baik keinginan tersebut.

“Semoga menjadi wadah yang positif untuk kemashalahatan banyak orang. Saya hanya berharap, komunitas TO ini memberi manfaat yang sebanyak-banyaknya kepada umat,” ujarnya.

Ustadz Iksan mengakui bahwa dirinya tidak menyangka komunitas TO ini bisa berkembang pesat dan terus bertahan hingga saat ini. “Ini semua karena rahmat Allah. Awalnya hanya ingin berbagi dan mengajak sebagian masyarakat untuk bersama-sama menghafal Alquran. Ternyata dalam perkembangannya bisa semakin luas. Alhamdulillah, semoga makin banyak manfaatnya untuk umat,” harapnya.

Sebagaimana diketahui, komunitas Tahfidz Online ini diikuti sebagian besar para pekerja. “Para pekerja itu, sebagian besar tentu ingin menghafal Alquran, tetapi mereka kesulitan mendapatkan waktu. Untuk mondok tentu tidak mungkin, jadi melalui Tahfidz Online ini, mereka bisa menjadi jembatan bagi mereka untuk menghafal Alquran,” paparnya.

Dalam perkembangannya sampai saat ini, para santri yang terdaftar Tahfidz Online sudah ada yang hafal lima  juz. “Bahkan ada salah satu santri putri yang sudah selesai hingga 30 juz,” ungkapnya.

Untuk itulah, dia mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya bagi umat Islam yang punya kesibukan bekerja, namun ingin turut menghafal Alquran, untuk bersama-sama TO menghafal Alquran.

“Kuncinya di TO itu adalah komitmen dan keistiqamahan. Komitmen untuk selalu bersama-sama Alquran setiap hari. Pada intinya, bagi kami di TO, tiada hari tanpa membaca Alquran. Tiada hari tanpa menghafal Alquran. Tiada hari tanpa murajaah Alquran,” ujarnya.

Ustadz Iksan berharap, rencana silaturahim nasional atau kopdar akbar bisa terlaksana dengan baik dan lancar, serta mampu mengajak masyarakat untuk terus bersama-sama Alquran.
 

TAG

Berita Terkait