Kamis , 24 August 2017, 13:40 WIB

Di Samarinda, Harga Hewan Kurban Belum Ada Kenaikan

Red: Agung Sasongko
Republika/Agung
Hewan Kurban
Hewan Kurban

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Harga hewan kurban yang diperdagangkan di Samarinda, Kalimantan Timur, masih stabil dan belum ada kenaikan siginifikan menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 2017.

Sejumlah pedagang hewan kurban yang ditemui di Samarinda, Kamis (24/8), menuturkan, penjualan sapi maupun kambing hingga sepekan menjelang Idul Adha belum ada lonjakan signifikan, bahkan cenderung menurun dibanding tahun sebelumnya.

"Untuk sapi ukuran kecil harganya berkisar Rp13 juta-Rp15 juta per ekor, sedangkan sapi besar dalam kisaran Rp30 juta-Rp 40 juta per ekor. Harga ini wajar seperti hari biasa," kata Arauf Kebe, pedagang sapi di Kelurahan Lempake, Samarinda.

Ia tidak mau berspekulasi penjualan sapinya pada Idul Adha tahun ini bisa tinggi, mengingat kondisi perekonomian Kaltim yang tengah mengalami kelesuan sehingga menurunkan daya beli masyarakat.

"Kebetulan permintaan hewan kurban tahun ini juga tidak terlalu banyak seperti tahun sebelumnya. Sapi di Samarinda ini didatangkan dari Pulau Jawa, Sulawesi dan NTT. Pengiriman masih normal-normal saja," jelasnya.

Rauf mengaku hingga sepekan menjelang Idul Adha pesanan hewan kurban, baik dari instansi, lembaga maupun perorangan masih sepi, paling hanya dua sampai tiga ekor per harinya.

"Tahun-tahun sebelumnya, dua minggu sebelum Idul Adha sudah banyak pesanan, karena masyarakat takut harga makin naik," tambahnya.

Edy Santoso, pedagang hewan kurban di Kelurahan Sempaja, Samarinda, juga mengaku jumlah pesanan kambing dari pembeli tidak seramai sebelumnya dan harga kambing sudah mengalami kenaikan, meskipun dalam batar wajar.

"Untuk kambing ukuran sedang harganya Rp2 juta sampai Rp3 juta per ekor, kalau kambing yang besar bisa mencapai Rp5 juta per ekor. Hari-hari biasa untuk kambing ukuran sedang harganya Rp1,5 juta dan ukuran besar Rp3,5 juta," jelasnya.

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kaltim bekerja sama dengan peternak, distributor dan pedagang ternak menyiapkan sebanyak 11.837 ekor ekor untuk menghadapi Hari Raya Idul Adha tahun ini.

"Sapi-sapi itu ada yang berasal dari hasil budidaya peternak lokal, namun kebanyakan masih didatangkan dari luar daerah, seperti Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Jawa Timur" ujar Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kaltim Dadang Sudarya.

Sumber : Antara