Kamis 20 Jul 2017 17:55 WIB

Imam Besar Masjidil Haram Serukan Pesan Persatuan

Imam Masjidil Haram, Syekh Hasan Abdul Hamid Bukhari
Foto: ulumquran.blogspot.co.id
Imam Masjidil Haram, Syekh Hasan Abdul Hamid Bukhari

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Imam Besar Masjidil Haram Makkah, Syaikh Hasan Bukhari menyampaikan seruan persatuan bagi umat Islam. Seruan itu disampaikan pada penutupan kegiatan pertemuan dai dan ulama se-Asia Tenggara, Afrika dan Eropa di Padang, Sumatera Barat.

Dalam ceramahnya, ia mengingatkan umat Islam untuk tidak terpecah belah. Sebab, setiap umat Muslim itu bersaudara dan hal tersebut sudah disebutkan di dalam Alquran maupun Hadis. "Ukhuwah Islamiyah adalah sebuah wasiat dari Allah untuk seluruh umat Islam dan juga merupakan seruan dari Nabi Muhammad SAW kepada umatnya," katanya di Padang, Kamis (20/7).

Ia menyebutkan, kegiatan pertemuan dai dan ulama ini adalah salah satu penerapan dari seruan Islam tentang persatuan dan perdamaian. Menurut dia, salah satu wujud persatuan itu adalah berkumpulnya para ulama dari seluruh penjuru dunia, mulai dari Australia, Asia Tenggara, Jepang, Cina, Timur Tengah, dan juga Afrika.

"Saya sebagai Imam Masjidil Haram ingin mengungkapkan rasa gembira atas kebahagiaan dan keberkahan pada pertemuan ulama dan dai ini," katanya.

Melalui kesempatan ini, ia menyampaikan bahwa pihak Kerajaan Arab Saudi akan terus memberikan dukungan terhadap usaha-usaha agar terjalinnya ukhwah dan persatuan di tengah-tengah umat Islam. "Saya juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Indonesia yang senantiasa menyerukan persatuan dan diharapkan Indonesia dapat menjadi contoh persatuan umat Islam untuk dunia," katanya.

Sementara itu, mantan presiden Sudan, Abdurrahman Suwar Az-Zahab mengatakan, dalam mewujudkan persatuan, umat Islam harus sadar bahwa kita adalah umat yang satu. "Persatuan dapat mencegah dan menghadapi ancaman-ancaman yang datang kepada umat Islam, sebab persatuan adalah anjuran dari Allah," katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement