Tuesday, 7 Ramadhan 1439 / 22 May 2018

Tuesday, 7 Ramadhan 1439 / 22 May 2018

Menag: Pemerintah akan Terus Gelar MTQ dan STQ

Ahad 16 July 2017 09:39 WIB

Red: Agus Yulianto

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin

Foto: ROL/Havid Al Vizki

REPUBLIKA.CO.ID, TARAKAN -- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menegaskan bahwa Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) dan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) adalah tradisi baik yang diwariskan para pendahulu. Karenanya, Pemerintah akan terus menggelar STQ dan MTQ.

Hal ini ditegaskan Menag menanggapi beredarnya informasi bahwa STQ Nasional di Kaltara menjadi kali terakhir. “Saya ingin mengklarifikasi sekaligus menegaskan bahwa Pemerintah akan terus menyelenggarakan STQ juga MTQ yang sudah ada sejak puluhan tahun, mulai dari tingkat desa sampai tingkat nasional,” katanya saat membuka STQ Nasional XXIV di Tarakan, Sabtu (15/7).

“Untuk STQ Nasioanl ke 25, mudah-mudahan di akhir acara STQ ini akan kita sepakati bersama di kota mana, provinsi mana  akan diselenggarakan,” sambungnya.

Menurut Lukman, STQ menjadi ajang mempersiapkan para qori-qoriah serta hafidz-hafidzah yang akan menjadi wakil bangsa dalam MTQ internasional. Selain bacaan dan hafalan, STQ juga melombakan pemahaman atas kandungan Al Quran.

Lukman berharap, STQ juga menjadi sarana umat Islam mendalami kitab sucinya dengan baik sehingga terhindar dari tindakan ekstrem yang  merugikan bangsa dan masyarakat.

Tampak hadir,Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie beserta jajarannya, Perwakilan Pemerintah Provinsi masing-masing kafilah STQ, Plt Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin, Pejabat Eselon II Kementerian Agama, Kakanwil Kementerian Agama Se Indonesia, Official dan peserta, serta masyarakat Tarakan.

Lomba STQ Nasional XXIV tahun 2017 berlangsung mulai dari 16 – 22 Juli 2017. Venue utama dipusatkan di Islamic Center Masjid Baitul Izza Kota Tarakan. Venue lainnya di Masjid Daarussa’adah, Masjid At-Taqwa, dan Masjid al-Ma’arif.

Sumber : kemenag.go.id
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA