Ahad , 18 June 2017, 19:08 WIB

Anak Tahfidz Ini Ingin Pakaikan Jubah ke Orangtua di Akhirat

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Agus Yulianto
 Lomba Tahfidz Alquran cilik (Ilustrasi)
Lomba Tahfidz Alquran cilik (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Lomba Tahfidz Qur'an Cup II Musholla Abdulrahman Fakhroo (MAF), Greenland Residence blok HH Bukit Cimanggu City, kota Bogor, usai diselenggarakan pada Ahad (18/6) siang. Para pemenang lomba tahfidz dari berbagai kategori telah diumumkan.

Fuad Abu Hanan selaku juri lomba tahfidz, yang juga Direktur Daarul Huffadz Indonesia mengatakan, minat dan antusias peserta di tahun ini semakin meningkat dan kualitas yang ditunjukkan ketika lomba juga semakin baik. Selaku juri, dia dan dua juri lainnya mengaku, sangat kerepotan menentukan juara untuk setiap kategorinya.

"Alhamdulillah dari 6 kategori itu, semua anak bagus-bagus. Kami sulit milihnya," kata Fuad saat ditemui Republika.co.id, usai acara lomba Tahfidz di MAF, Ahad (18/6).

Untuk penilaian, jelas Fuad, ada empat poin yang menjadi penilaian dewan juri. Pertama, kelancaran hapalan, karena itu kunci utama karena namanya tahfidz Alquran. Kedua, tajwidnya. Ketiga, dari makharijul huruf, dan terakhir keindahan pelapalan atau murotalnya. 

"Ke depannya, kami berharap lebih ditingkatkan lagi kategori hapalannya, atau mungkin yang umum bisa ikut juga," jelas dia.

Ditemui terpisah, juara satu kategori lima Lulu Nabilah Hananisya mengaku, sangat bersyukur dan berbangga hati bisa menjadi juara pertama di ajang tahfidz MAF tahun ini. Menurut Lulu, dia menghapal Alquran dengan otodidak dan kini telah menghapal 10 juz.

"Ya belajar sendiri, tapi sebelumnya sempat mondok juga jadi tahu metode menghafal," ujarnya. Lulu menyatakan, motivasi dia untuk menghapal Alquran hanya satu. Yaitu, ingin memakaikan jubah pada orangtuanya di akhirat kelak.

Adapun untuk pemenang pertama lomba Tahfidz Alquran kategori satu yaitu Khairunnisa, kategori dua Hilman Hidayatullah, kategori tiga Aliya Sulis Yani, kategori empat,Raihan Naufal Zahran, dan kategori lima disabet olah Lulu Nabilah.