Senin 24 Apr 2017 10:49 WIB

10 Teman Iblis

Rep: Syahruddin el-Fikri/ Red: Agung Sasongko
Iblis diciptakan Allah dari nyala api.
Foto: Poxteer.com/ca
Iblis diciptakan Allah dari nyala api.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dalam riwayat Imam Bukhari, diceritakan suatu saat ketika sedang duduk, Rasulullah SAW didatangi seseorang. Rasul bertanya kepadanya, “Siapa Anda?” Ia pun menjawab, “Saya Iblis.” Rasul bertanya lagi apa maksud kedatangannya. Iblis menceritakan bahwa kedatangannya atas izin Allah untuk menjawab semua pertanyaan dari Rasulullah.

Kesempatan itu pun digunakan Rasul SAW untuk menanyakan beberapa hal. Salah satunya mengenai teman-teman Iblis dari umat Muhammad yang akan menemaninya di neraka nanti. Iblis menjawab, temannya di neraka nanti ada 10 kelompok.

Yang pertama, kata Iblis, haakimun zaa’ir (hakim yang curang). Maksudnya adalah seorang hakim yang berlaku tidak adil dalam menetapkan hukum. Ia menetapkan tidak semestinya. Tak hanya hakim, dalam hal ini bisa juga para penegak hukum secara umum, seperti polisi, jaksa, pengacara, dan juga setiap individu, karena mereka menjadi hakim dalam keluarganya.

Yang kedua, kata Iblis, adalah ghaniyyun mutakabbir (orang kaya yang sombong). Ia begitu bangga dengan kekayaan dan enggan mendermakan untuk masyarakat yang membutuhkan. Dia merasa semua yang diperolehnya merupakan usahanya sendiri tanpa bantuan orang lain. Contohnya, seperti Qarun.

Ketiga, kelompok yang menjadi teman Iblis adalah taajirun kha’in (pedagang yang berkhianat). Ia melakukan penipuan, baik dalam hal kualitas barang yang diperdagangkan maupun mengurangi timbangan. Bila membeli sesuatu, ia selalu meminta ditambah, namun saat menjualnya, ia melakukan kecurangan dengan menguranginya.

Di samping itu, ia juga menimbun barang. Membeli di saat murah dan menjualnya di saat harga melambung tinggi. Dengan begitu, ia memperoleh untung besar. Demikian juga pada pengerjaan proyek tertentu, ia membeli barang dengan kualitas rendah untuk meraih keuntungan berlipat (mark up).

Kelompok keempat yang menjadi teman Iblis adalah syaaribu al-khamr (orang yang meminum khamar). Minuman apa pun yang memabukkan, ia termasuk khamar. Misalnya, arak, wine, wisky, atau minuman yang sejenisnya.

Dalam sebuah riwayat disebutkan, peminum khamar (pemabuk) dikatakan tidak beriman jika ia meninggal nanti masih terdapat khamar dalam tubuhnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement