Senin 03 Apr 2017 08:18 WIB

Malaysia Siap Bantu Jepang Kembangkan Industri Halal Jelang Olimpiade

Rep: marniati/ Red: Dwi Murdaningsih
Salah satu restoran halal di Jepang
Foto: Dailyjapan
Salah satu restoran halal di Jepang

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR --- Malaysia telah mengisyaratkan kesiapannya untuk membantu Jepang dalam mengembangkan industri halal menjelang Olimpiade Tokyo 2020 dan Paralimpiade. Salah seorang Wakil dari Malaysia External Trade Development Corp (MATRADE) mengatakan Malaysia saat ini satu-satunya negara di dunia yang menyediakan ekosistem yang komprehensif untuk agenda pembangunan industri halal.

"Ini termasuk sistem sertifikasi halal, standar dan peraturan, infrastruktur, insentif, sumber daya manusia dan perbankan syariah yang didukung oleh kerangka kerja yang efektif dari lembaga pemerintah. Masing-masing kegiatan tersebut menciptakan ekosistem halal yang holistik dan lengkap,” ujar perwakilan MATRADE seperti dilansir bangkokpost.com (1/4).

Sebagai negara sahabat, pemerintah Malaysia mengaku senang berbagi keahlian dan pengalaman dalam industri halal dengan Jepang untuk mempromosikan dan mengembangkan industri halal sendiri. MATRADE  juga ingin mendorong  agar semakin banyak perusahaan Jepang yang  terlibat dalam lingkup halal.

MATRADE berencana untuk berkolaborasi dengan Japan External Trade Organization agar perusahaan Malaysia dan Jepang dapat bersama-sama menjalani program bisnis yang cocok untuk menjalin kemitraan yang lebih strategis.

Pernyataan resmi MATRADE datang setelah Gubernur Tokyo Yuriko Koike mengumumkan awal tahun ini bahwa makanan halal akan disajikan selama olimpiade 2020. Sehingga mendorong umat Islam untuk  mengunjungi Tokyo.

Pemerintah Jepang berharap produk halal akan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Jepang. Dimana  Tokyo sebagai tuan rumah Olimpiade dan Paralimpiade memiliki peluang lebih besar dalam pengermbangan sektor halal. Malaysia dan banyak negara Muslim lainnya berharap untuk mendapatkan keuntungan dari Olimpiade Tokyo dalam bentuk memperluas bisnis halal mereka.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement