Selasa , 21 Maret 2017, 04:30 WIB
Belajar Kitab

Dasar Keistimewaan Palestina di Fadlail Al-Quds

Rep: Nashih Nasrullah/ Red: Agung Sasongko
ROL
Tampak peziarah yang sedang berjalan menuju Masjid Al Aqsa
Tampak peziarah yang sedang berjalan menuju Masjid Al Aqsa

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ibn al-Jauzi dalam kitabnya Fadlail al-Quds juga menyampaikan sebuah hadis yang dinukil dari syekhnya, Abu al-Ma'mar al-Mubarak bin Ahmad al-Anshari. Dalam hadis yang musalsal hingga Rasulullah itu, disebutkan tentang posisi penciptaan wilayah al-Quds.

Disebutkan dalam hadis itu bahwa daerah yang pertama kali diciptakan Allah di bumi ialah Makkah. Saat pertama kali diciptakan, Allah memosisikannya sebagai tempat yang terhormat. Makkah dilindungi oleh para malaikat sebelum Allah menciptakan apa pun selama 10 ribu tahun.

Lalu, Allah melanjutkan penciptaan Kota Madinah dan disusul kemudian al-Quds. Usai menciptakan ketiga kawasan itu, setelah lewat 10 ribu tahun kemudian, Allah ciptakan alam semesta secara keseluruhan.

Ia melanjutkan pemaparannya dengan menujukkan dasar keistimewaan al-Quds lainnya. Dalil tersebut, yaitu Allah memilih al-Quds sebagai tujuan isra' Rasulullah. Mahasuci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjid al-Haram ke Masjid al-Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya.  (QS al-Isra [17] : 1).

Perhatian yang diberikan oleh Allah terhadap al-Quds tak sebatas terhenti pada peristiwa isra. Dalam sebuah riwayat dari Ka'ab al-Akhbar disebutkan bahwasanya Allah melakukan pengawasan terhadap al-Quds dua kali tiap harinya.

Keistimewaan inilah yang menjadikan al-Quds layak dikunjungi. Dan, sebuah riwayat yang dinukil dari Makhul menyebutkan beberapa ganjaran bagi mereka yang berziarah di al-Quds.

Dikatakan bahwa barang siapa yang mengunjungi al-Quds dengan penuh rasa kecintaan, Allah menjanjikan ia masuk surga dan kelak akan dikunjungi oleh para nabi di sana. Demikian pula, mereka yang berbondong-bondong ke Al-Quds maka ribuan malaikat akan menyertai mereka dan meminta ampunan serta mendoakan mereka.