Jumat , 17 Maret 2017, 05:41 WIB

KH Hasyim Muzadi Ingin Dirikan Pusat Kajian Keilmuan di Ponpes Al-Hikam

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Agus Yulianto
Republika/Christiyaningsih
Suasana Ponpes Al-Hikam Kamis (16/3). Ribuan pelayat mendatangi kediaman almarhum KH Hasyim Muzadi.
Suasana Ponpes Al-Hikam Kamis (16/3). Ribuan pelayat mendatangi kediaman almarhum KH Hasyim Muzadi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menantu KH Hasyim Muzadi, Arif Zamhari, mengatakan, ada harapan dari almarhum kepada Pondok Pesantren (Ponpes) al-Hikam. KH Hasyim Muzadi ingin Ponpes al-Hikam menjadi pusat kajian keilmuan sebagai tempat menempa ilmu bagi ulama-ulama muda.

"Beliau ingin ini (Ponpes al-Hikam) jadi pusat kajian keilmuan," kata Arif kepada Republika.co.id, Kamis (16/3).

Secara khusus KH Hasyim Muzadi malah sudah lebih dahulu mendirikan gedung, tapi memang belum selesai pengerjaannya. Gedung itu masih berada di kompleks Pondok Pesantren al-Hikam, dan sudah disiapkan kamar-kamar dan semacam ruang untuk pelatihan.

Arif mengatakan, pusat kajian keilmuan itu rencananya akan dibuat sebagai tempat pengaderan ulama-ulama muda Nahdlatul Ulama. Langkah itu, kata dia, dilakukan sebagai salah satu tempaan sebelum ulama-ulama muda itu terjun untuk mengabdi kepada masyarakat.

"Beliau ingin mereka memiliki wawasan kebangsaan dan keulamaan, sebelum terjun ke masyarakat," ujar Arif.

Menurut Arif, itu semua hendak dilakukan KH Hasyim Muzadi tidak lain demi mematangkan ulama-ulama yang ingin berkiprah dan berjuang di bawah panji Nahdlatul Ulama. Sayang, rencana itu ternyata belum bisa terlaksana sampai KH Hasyim Muzadi mengembuskan napas terakhir.