Kamis , 18 Agustus 2016, 15:45 WIB

Buka Rakernas MPS, Haedar: Layanan Sosial Muhammadiyah adalah Komitmen

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Agung Sasongko
Yogi Ardhi/Republika
Haedar Nashir
Haedar Nashir

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Majelis Pelayanan Sosial PP Muhammadiyah menggelar rapat kerja nasional sekaligus konsolidasi panti asuhan Muhammadiyah dan Aisyiyah. Rakernas berlangsung 18-21 Agustus 2016 di Hotel Grand Cempaka Jakarta.

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, membuka secara resmi rapat kerja nasional Majelis Pelayanan Sosial Muhammadiyah, yang didampingi Ketua MPS Muhammadiyah, Sularno. Pembukaan rakernas dan konsolidasi panti asuhan Muhammadiyah dan Aisyiyah tersebut, turut dilakukan secara simbolis dengan membunyikan angklung.

(Baca: MPS Muhammadiyah Gelar Rakernas)

Dalam sambutannya, ia mengingatkan peran pelayanan sosial bagi Muhammadiyah bukan sekadar bersifat administratif, serta tugas rutin yang dilakukan secara teknis saja. Karenanya, Haedar berharap revitalisasi Majelis Pelayanan Sosial dapat tecapai, setidaknya dalam jangka waktu empat tahun atau selama satu periode kepengurusan.

"Peran yang kita lakukan adalah panggilan komitmen Muhammadiyah untuk memajukan masyarakat," kata Haedar, Kamis (18/8).

Ia mengingatkan, segala elemen Muhammadiyah harus melihat sejarah perjuangan yang telah dirintis KH Ahamad Dahlan, terutama Majelis Pelayanan Sosial. Hal itu dikarenakan KH Ahmad Dahlan telah menekankan, fungsi pelayanan sosial merupakan bagian dari teologi atau fiqih konstekstual, dari perintah Allah SWT yang tertera dalam surat Al Maun.

Haedar menegaskan, KH Ahmad Dahlan telah menegaskan pandangan keagamaan dengan mengajarkan umat beragama, harus memiliki fungsi atau peranan aktif secara sosial bagi masyarakat. Ia menerangkan, fungsi itu menerjemahkan agama merupakan sebuah langkah membebaskan, memberdayakan, dan memajukan kehidupan seluruh umat manusia. (WahyuSuryana)