Kamis 28 Jul 2016 08:56 WIB

ICMI Minta Silaturahim Jadi Tradisi Tingkatkan Sinergi Umat

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Andi Nur Aminah
Ketua Umum ICMI Jimly Asshiddiqie
Foto: Republika/Rakhmawaty La'lang
Ketua Umum ICMI Jimly Asshiddiqie

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tokoh-tokoh Muslim Indonesia melakukan pertemuan di Halal Bi Halal Akbar 1437 H. Pertemuan ini diharapkan jadi momentum penting peningkatan kualitas silaturahim umat Islam.

Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia  (ICMI), Jimly Asshiddiqie, meminta silaturahim yang dilakukan tokoh-tokoh Islam  dibuat menjadi tradisi untuk meningkatkan sinergi. Pasalnya, ia melihat belakangan orang-orang di organisasi Islam sering melupakan tugasnya dan malah menjadikan organisasi sebagai tujuan.

"Organisasi Islam perlu sinergi, buat silaturahim ini jadi tradisi baru," kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi tersebut, Rabu (27/7).

Ia pun berharap pertemuan serupa lebih sering dilakukan tokoh-tokoh Islam nasional, sehingga lebih kuat sinergi yang terjalin sebagai kekuatan umat Islam. Menurut Jimly, banyaknya aspirasi umat Islam di Indonesia tidak mampu ditampung satu atau dua organisasi saja, melainkan harus ada sinergi dari semua organisasi Islam.

Jimly mengingatkan, organisasi Islam memiliki cara tersendiri untuk membangun sinergi, yang salah satunya dilakukan dengan tidak membicarakan politik. Hal itu dikarenakan organisasi Islam di Indonesia sangat banyak, dan kurang baik apabila selalu dikaitkan dengan politik yang sifatnya memecah belah.

Terkait politik, ia merasa sudah ada organisasi yang bernama partai poitik. Parpol, Jimly mengatakan memang bertujuan untuk mengurusi segala perihal politik. Maka itu, Jimly menyarankan agar organisasi Islam di Indonesia dapat lebih sering lagi melakukan silaturahim, tanpa harus selalu membicarakan politik praktis dan fokus kepada kesejahteraan umat.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement