Senin 30 May 2016 08:39 WIB

Gubernur Frans Apresiasi Alor Bisa Pertahankan Juara MTQ

Gubernur NTT Frans Lebu Raya
Foto: Antara/Teresia May
Gubernur NTT Frans Lebu Raya

REPUBLIKA.CO.ID, KUPANG -- Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, mempertahankan gelar sebagai juara Umum MTQ tingkat Provinsi NTT pada MTQ ke-26 tahun 2016 yang diselengarakan di Kabupten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Dalam ajang itu Kafilah dari Kabupaten Kenari itu mendominasi raihan juara pada beberapa cabang lomba," kata Gubernur NTT Frans Lebu Raya saat penutupan, Ahad (29/5), di Lapangan Pancasila Ende seperti dirilis Humas Setprov NTT.

Sesuai pengumuman Dewan Hakim yang diketuai Sanu Bajuri, Kabupaten Alor meraih piala tetap dan piala bergilir yang diserahkan Gubernur NTT Frans Lebu Raya saat penutupan di Lapangan Pancasila Ende. 

Gubernur NTT Frans Lebu Raya dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap pemerintah dan masyarakat Kabupaten Ende karena sukses menyelenggarakan event dua tahunan ini. Pelaksanaan MTQ bisa menjadi momentum untuk terus merajut kebersamaan, kerukunan, dan toleransi.

"Harapan agar momen ini dimanfaatkan untuk terus merajut kebersamaan dan kerukunan serta toleransi dan kompetisi dalam meraih prestasi," kata Lebu Raya.

Kepada para peserta dia berharap untuk terus meningkatkan pengetahuan dan pendalaman Alquran sehingga tidak terpengaruh oleh kelompok orang yang mengatasnamakan agama yang melakukan teror dan penyebaran kebencian. Sebab, penyebaran kebencian oleh kelompok-kelompok tersebut karena pemahaman agama yang tidak cukup mendalam.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para juara khususnya Kabupaten Alor yang meraih juara umum karena ia percaya, tugas dan fungsi serta kerja keras para dewan hakim yang benar, objektif dalam memberikan penilaian terhadap para juara.

"Ke depan mereka akan membawa nama baik NTT dan bukan lagi membawa nama diri sendiri atau kabupaten tapi Provinsi NTT," kata Lebu Raya. Untuk itu, dia meminta LPTQ untuk terus melakukan bimbingan dan pembinaan kepada mereka yang mewakili NTT ke tingkat nasional dan kepada mereka ia berpesan agar tidak berpuas diri tetapi terus berlatih dan belajar.

Lebu Raya menyampaikan terima kasihnya karena sudah menjaga toleransi di Flobamorata ini sehingga NTT dinobatkan dan mendapat tropi kerukunan Umat beragama. NTT memang beda tapi satu. Ini yang harus dijaga sehingga tidak boleh mencemari toleransi di NTT.

Kepada masyarakat ia meminta untuk waspada terhadap kelompok yang mengatasnamakan agama yang melakukan tindakan intoleransi.Dia meminta semua komponen masyarakat di NTT untuk mencegah tindakan intoleransi dan memastikan daerah ini tetap aman, rukun damai dan nyaman.

Sementara itu dalam sekapur sirihnya Ketua DPRD NTT Anwar Pua Geno juga menyampaikan apresiasi dan selamat kepada para pemenang. Dan kepada LPTQ untuk terus membuat pembinaan kepada qori dan qoriah jelang perhelatan MTQ tingkat nasional sehingga kualitasnya semakin bagus.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement