Sabtu 31 Jan 2015 18:06 WIB

Wali Kota: Masjid Jadi Pusat Pendidikan Agama

Musik rebana oleh remaja masjid
Musik rebana oleh remaja masjid

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Wali Kota Medan, Sumatera Utara, Dzulmi Eldin mengatakan, masjid dapat dijadikan sebagai pusat pendidikan agama terutama bagi generasi muda atau remaja masjid, sehingga akan terus lahir generasi penerus yang berjiwa Islami.

"Masjid hendaknya tidak hanya tempat ibadah, akan tetapi dapat dimanfaatkan sebagai pusat pendidikan agama, terutama bagi para genarasi muda atau remaja masjid," katanya di Medan, Sabtu.

Ia mengatakan masjid dapat dijadikan tempat pengembangan ilmu agama, seperti mengaji sesudah shalat magrib bagi anak-anak sebagai generasi penerus seperti yang telah diprogramkan Pemkot Medan.

Karena dengan kesibukan mengikuti kegiatan yang bersifat positif, merupakan salah satu kegiatan untuk menghidari mereka dari ancaman bahaya narkoba, yang dewasa ini peredarannya sudah sangat mengkhawatirkan.

Keberadaan narkoba, lanjut Dzulmi, saat ini sudah sangat meresahkan para orang tua. Karena itu, semua pihak diajak saling memberikan perhatian kepada anak-anak, karena orang-orang terdekatlah yang paling utama dalam mengarahkannya.

"Jangan bosan melakukan pengawasan dan pengertian betapa besarnya pengaruh bahaya narkoba kepada diri sendiri, keluarga dan masyarakat," katanya.

Pengamat Sosial Sumatera Utara Yose Rizal mengatakan dulu masjid menjadi tempat pembinaan generasi muda Islam, namun dewasa ini hal itu sudah tidak lagi menjadi perhatian.

"Untuk itu sudah menjadi tugas bersama, bagaimana caranya agar keberadaan masjid kembali dapat dijadikan sebagai wahana menempa ilmu," katanya.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement