Selasa, 8 Sya'ban 1439 / 24 April 2018

Selasa, 8 Sya'ban 1439 / 24 April 2018

Jejak Islam di Kerala

Ahad 14 Januari 2018 05:00 WIB

Rep: mgrol98/berbagai sumber/ Red: Agung Sasongko

Muslim India

Muslim India

Foto: AP

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kerala adalah salah satu negara bagian di India. Luas wilayahnya 38.855 kilometer persegi hanya 1,3 persen dari luas wilayah India. Sama seperti Khasmir, Kerala juga terkenal dengan Muslimnya di sana.

Islam pertama kali masuk ke Kerala melalui seorang Pedagang Muslim. Pedagang Muslim pertama yang mengunjungi Kerala adalah Sulaiman pada tahun 851 M. Karena perdagangan antara Kerala dan negara-negara Muslim meningkat, banyak Muslim Arab datang ke Kerala dan menetap di Pantai Malabar dimana Zamorin dari Calicut menyambut mereka.

Dia mendorong mereka untuk menikah dengan wanita setempat dan melayani di angkatan bersenjata. Dan sebuah legenda mengatakan bahwa kaisar Chera terakhir, Peraman Cheraman, menjadi seorang mualaf Islam dan melakukan ziarah ke Mekkah.

Ada sebuah cerita di kalangan Muslim Malabar tentang seorang Muslim Arab yang taat, Ibn Dinar. Dia datang ke Kerala untuk menyebarkan Islam. Dia mendirikan masjid pertama di Cranganore. Setelah itu ia membangun masjid di Quilon, Madayi, Kasargod, Srikantapuram, Dharmapattanam, dan Chaliyam.

Selama abad kelima belas, keenam belas, dan ketujuhbelas, Muslim berkembang denan pesat. Banyak orang pedalamn tertarik pada Islam. Pada abad kedua belas, kaum Muslim bahkan memiliki penguasa sendiri, keluarga kerajaan Arakkal dari All Raja. Dia adalah anak dari seorang Arab kaya dan seorang putri dari keluarga kerajaan Kolathiri. Salah satu keturunannya, Azi Raja (penguasa laut) menaklukkan 1183-84 beberapa pulau Maldive untuk Kolathiri.

Pada abad ini, para pemimpin Muslim seperti Vakkam Abdul Kadir, Ummer Kazi, Seethi Sahib; dan E. K. Maulavi Sahib mencoba untuk membawa komunitas Muslim yang relatif terbelakang sampai abad ke-20 melalui reformasi pendidikan dan sosial.

Mereka membuka institusi yang berorientasi pada layanan seperti panti asuhan, Madrasah (sekolah untuk mengajar bahasa Arab dan Islam), sekolah dasar, sekolah menengah, dan perguruan tinggi Arab. Dari semua institusi yang paling penting di bawah manajemen Muslim adalah Farook College yang didirikan pada tahun 1948.

Umat Islam di Kerala telah menempuh perjalanan jauh sejak abad kesembilan dan abad kesembilan belas. Sebagian besar Muslim Kerala adalah orang Sunni dan orang India yang patriotik. Muslim Kerala umumnya disebut sebagai Mappilas di Kerala.

Mereka berbagi bahasa yang sama (Malayalam) dengan seluruh populasi dan memiliki budaya yang umumnya dianggap sebagai budaya Malayalam dari Kerala dengan campuran Arab. Populasi Muslim membentuk 26,56% populasi Kerala.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES