Senin , 23 Oktober 2017, 05:15 WIB

Populasi Muslim di Kanada Berkembang Pesat

Rep: Ratna Ajeng Tedjomukti/ Red: Agung Sasongko
Onislam
Muslim Kanada bersikan lingkungan
Muslim Kanada bersikan lingkungan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Sensus terakhir penduduk Kanada menunjukkan, umat Islam berkembang paling cepat di negara ini. Mereka memiliki latar belakang pendidikan, budaya, dan ekonomi yang berbeda-beda. Wanita Muslim asal provinsi Edmonton, Tendisai Cromwell, mengisahkan kehidupan sehari-harinya di Kanada. Wanita berusia 32 tahun ini mengenakan jilbab yang menutupi rambutnya.

"Setiap hari, sebelum meninggalkan rumah, saya menutup rambut saya dengan kerudung tebal warna-warni dengan model turban," ungkap dia.

Banyak orang yang memperhatikan ke mana pun dia pergi. Beberapa orang menyapanya dengan sopan dan Cromwell membalasnya dengan hal yang sama.

Wanita kelahiran Zimbabwe itu mengatakan, jilbab yang digunakannya bukan sekadar budaya, tetapi juga wujud keimanan. Banyak orang yang tidak mengenalnya sebagai Muslim. Ini karena banyak orang yang mengidentikkan Islam dengan orang Asia Selatan atau Timur Tengah.

Dia berharap suatu hari nanti jilbab yang digunakan dikenal bukan hanya sebagai aksesoris, tetapi tanda wanita Muslim. Orang harus memahami jilbab memiliki dua makna. Pertama adalah wujud keimanan kepada Sang Pencipta.

Kedua adalah menutup aurat yang menjadi simbol kehormatan Muslimah. Dengan sempurna menutup aurat, kehormatan Muslimah terjaga. Dirinya makin terhindar dari kejahatan dan akhlak tercela.