Kamis , 12 October 2017, 14:43 WIB

Usia Musik Setua Peradaban

Rep: Marniati/ Red: Agung Sasongko
pixabay
Ilustrasi Musik
Ilustrasi Musik

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA  --Musik telah menjadi hiburan yang digunakan sepanjang sejarah peradaban manusia. Musik diyakini telah ada setidaknya sejak 55 ribu tahun silam. Musik pertama telah diciptakan di Afrika dan kemudian berkembang menjadi konstituen dasar kehidupan manusia.

Era musik telah dimulai sejak masa prasejarah. Musik pada zaman ini disebut musik primitif. Ini karena semua musik yang dihasilkan dalam budaya yang belum melek huruf (prasejarah). Musik prasejarah diikuti oleh musik kuno di sebagian besar Eropa (1500 SM).

Musik prasejarah secara teknis mencakup semua musik seluruh dunia. Asal usul musik pada masa ini tidak begitu diketahui karena terjadi sebelum sejarah. Namun, beberapa ahli menyebutkan bahwa asal usul musik berasal dari suara alami dan irama.

Manusia pada zaman ini menggemakan fenomena ini dengan pola, pengulangan, dan nada suara yang dapat berfungsi  sebagai hiburan atau untuk memikat hewan dalam berburu.

Alat musik pertama yang digunakan pada masa prasejarah ini, yakni suara manusia itu sendiri yang digunakan untuk menyanyi, bersenandung, dan bersiul. Irama dihasilkan melalui batuk, menguap, dan lainnya.

Samuel Baud-Boy dalam jurnalnya yang berjudul On the Greek Folk Song, Peloponnesian Folklore Foundation menjelaskan pada masa Yunani kuno, musik adalah bagian utama dari teater. Di Yunani kuno, musik adalah bagian penting dari pendidikan di Yunani kuno dan anak laki-laki diajarkan musik dimulai pada usia enam tahun. Musik dipengaruhi dari kekaisaran Romawi, Eropa Timur, dan Kekaisaran Bizantium.

Keaksaraan musik Yunani menciptakan teori musik, termasuk mode musik Yunani yang akhirnya menjadi dasar bagi Timur dan Barat, musik religius, dan musik klasik. Instrumen musik yang digunakan pada masa ini, yaitu dengan instrumen string dipetik (seperti pandura), kecapi, terutama jenis khusus yang disebut kithara. 

Selain itu, alat musik Yunani kuno, antara lain, pipa (syrinx), lira, drum, dan simbal. Pipa dibuat dari kayu atau gelagah yang diberi sejumlah lubang. Beberapa pipa dimainkan secara vertikal, seperti rekorder dan beberapa lainnya dimainkan secara menyamping, seperti seruling.

Terkadang, orang memainkan lebih dari satu pipa secara bersamaan. Pipa dan drum dimainkan untuk menghasilkan musik yang keras dan hidup, yang digunakan untuk mengiringi tarian. Musik pada zaman ini digunakan untuk hiburan, perayaan dan alasan spiritual.

Berada di bawah bayang-bayang tradisi Yunani, musik selama masa Romawi kuno musik dianggap mencerminkan ketertiban kosmos dan dikaitkan terutama dengan matematika dan pengetahuan.