Selasa , 12 September 2017, 22:51 WIB

Alasan Imigran Muslim Memilih Inggris

Rep: Ratna Ajeng Tedjomukti/ Red: Agung Sasongko
AP
Muslim Inggris
Muslim Inggris

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Populasi Muslim Inggris hampir semua merupakan orang yang berimigrasi ke Inggris pada tahun 1950-an, 1960-an, dan 1970-an, atau keturunan mereka. Selama kuartal pertama abad ke-20 diperkirakan ada sekitar 10 ribu Muslim di Inggris.

Banyak imigran di tahun 1950-an dan 1960-an berasal dari India dan Pakistan untuk mencari kehidupan materi yang lebih baik. Mereka bisa mendapatkan 30 kali lebih banyak penghasilan di Inggris daripada di Pakistan.

Banyak di antara mereka yang merencanakan untuk membawa keluarga mereka ke Inggris begitu mereka mencapai keamanan finansial. Sedangkan, yang lain berharap dapat menghemat uang untuk membeli tanah di Pakistan dan kemudian kembali kepada keluarga yang mereka tinggalkan.

Ketakutan adalah alasan lain untuk datang ke Inggris pada tahun 1950-an. Banyak yang meninggalkan India karena mereka ingin menghindari gangguan dan kekerasan masyarakat yang bertepatan dengan pembagian wilayah India Inggris kepada Pakistan dan India.

Alasan yang kurang banyak diketahui, banyak Muslim meninggalkan Pakistan adalah pembangunan Bendungan Mangla di awal 1960-an. Bencana ini merendam sekitar 250 desa di Distrik Mirpur, menyebabkan 100 ribu orang mengungsi, lebih dari setengah penduduk beberapa desa pindah ke Inggris.

Sebagian besar imigran berasal dari daerah pertanian, seperti Azad Kashmir dan Northwest Frontier, yang memiliki hubungan dekat dengan Inggris sebagai tempat rekrutmen yang didirikan untuk tentara Inggris dan angkatan laut pedagang.

Hampir semua orang Bangladesh berasal dari Sylhet, yang juga memiliki tradisi panjang berimigrasi ke Inggris.