Monday, 5 Jumadil Awwal 1439 / 22 January 2018

Monday, 5 Jumadil Awwal 1439 / 22 January 2018

Menjadi Wanita Karier

Kamis 07 September 2017 22:00 WIB

Red: Agung Sasongko

Wanita karier

Wanita karier

Foto: Republika/Musiron

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemikiran klasik menganggap peran wanita zaman dahulu tidak lebih dari urusan kasur, sumur, dan dapur. Waktu itu, kaum wanita dianggap tak perlu sekolah tinggi-tinggi. Toh pada akhirnya mereka akan menikah, menjadi istri, dan kembali ke "kodrat" mereka mengurusi kasur, sumur, dan dapur tadi.

Semakin maju cara berpikir dan didukung teknologi dan informasi, kaum wanita tak mau lagi jika didoktrin demikian. Sebagaimana laki-laki, wanita juga ingin mempunyai karier dan dunianya sendiri. Namun, ada juga yang kebablasan dengan dalih emansipasi wanita. Kaum wanita bahkan lebih agresif dibanding laki-laki di dunia karier. Bagaimanakah sebenarnya tuntunan Islam dan batasan syariat bagi wanita yang ingin berkarier?

Dalam beramal kebajikan, Allah SWT tidak membeda-bedakan gender. Baik laki-laki maupun perempuan sama-sama memiliki kesempatan untuk beramal saleh sebaik-baiknya. Firman Allah SWT, "Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki atau perempuan,"(QS Ali Imran [3]: 195).

Laki-laki dan perempuan mendapatkan kesempatan yang sama dalam beramal saleh. Keduanya sama-sama mendapatkan balasan di akhirat kelak atas usaha mereka dalam bidang kebaikan. Jadi, dalam konteks fastabiqul khairat (berlomba-lomba dalam kebaikan) laki-laki dan perempuan benar-benar sama di hadapan Allah SWT.

Firman-Nya, "Siapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik," (QS an-Nahl [16]: 97). Tak ada dalil secara mutlak yang melarang kaum wanita bekerja. Apalagi, konteks pekerjaan tersebut adalah amal saleh serta menyemai kebaikan di masyarakat.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Lintas Ekonomi dan Bisnis

Senin , 22 January 2018, 21:05 WIB