Senin 13 Mar 2017 16:55 WIB

Ustaz Erick Yusuf Hadiri Milad Kodham Ke-3 di Semarang

Ustadz Erick menghadiri acara milad Komunitas Dhuha Ummat (Kodham) yang ke tiga di Masjid Abu Bakar Assegaf, Unissula Semarang pada hari minggu 12 Maret 2017.
Foto: dok.Istimewa
Ustadz Erick menghadiri acara milad Komunitas Dhuha Ummat (Kodham) yang ke tiga di Masjid Abu Bakar Assegaf, Unissula Semarang pada hari minggu 12 Maret 2017.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Ustaz Erick menghadiri acara milad Komunitas Dhuha Ummat (Kodham) yang ketiga di Masjid Abu Bakar Assegaf, Unissula Semarang, pada Ahad (12/3). Dalam syukuran milad yang ketiga tahun ini, Kodham mengusung tema “Mensyiarkan Semangat Dhuha Untuk Kebangkitan Ummat.”

Acara milad Kodham kali ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat di sekitaran Kota Semarang. Mulai dari ibu-ibu pengajian, komunitas remaja, dan juga anak-anak yatim dhuafa. Para peserta yang hadir dalam acara tersebut begitu antusias ketika mendengarkan tausiyah dari Ustaz Erick Yusuf. Dalam kesempatan itu, Ustaz Erick memberikan tausiyah mengenai 'dhuha sebagai pembangkit dan pemersatu ummat dan juga spirit of ghirah'.

Ustaz Erick menjelaskan, pentingnya bagi semua umat untuk tetap bisa menjaga persatuan dalam menghadapi tantangan di masa depan. “Sekarang ini, kita berada di zaman digital modern yang segala sesuatunya menjadi serba mudah karena kemajuan dari teknologi digital media dan juga internet," kata dia dalam keterangannya yang diterima Republika.co.id, hari ini. Selain itu, umat juga menghadapi tantangan yang begitu besar dari luar dan dalam (negeri).

Di samping itu, dikatakan Kang Erick sapaan akrab Ustaz Erick Yusuf, melihat situasi dan keadaan masyarakat yang cukup rawan terpecah belah akibat pilkada, menjadi ujian tersendiri bagi semua dalam menghadapi tantangan di negeri ini. Untuk itu, umat harus bisa tetap menjaga tali ukhuwah dan persaudaraan.

"Jangan sampai sesama Muslim mudah terprovokasi dan terpecah belah. Apalagi, hanya karena isu-isu yang berkembang di masyarakat dan perbedaan pendapat di antara kita,” ujar Kang Erick dalam tausiyahnya di Masjid Abu Bakar Assegaf, Semarang.

Diakhir acara, ustadz Erick bersama dengan Kodham memberikan santunan berupa uang, buku, dan alat-alat tulis kepada anak-anak yatim yang menghadiri acara milad Kodham ketiga di Masjid Abu Bakar Assegaf, Semarang. “Semoga santunan yang kita berikan ini menjadi berkah dan dapat bermanfaat serta membatu adik-adik semua dalam menggapai cita-cita mereka di dunia pendidikan,” ujarnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement